Showing posts with label Solat. Show all posts
Showing posts with label Solat. Show all posts

Saturday, February 15, 2014

Tata cara solat Dhuha

Bagi anda yang belum bisa dan mengetahuibacaan doa sholat dhuha kini Saya akan memberikannya lengkap dengan tata cara shalat dhuha, bukannya saya so jago tapimasih banyak orang yang belum mengetahui atau hapal doa sholat dhuha ini.

Sholat Dhuha merupakan solat sunat yang dikerjakan pada pagi hari sekitar jam 8 pagi ke atas, Tahukah anda terdapat rahasiakekuatan yang menakjubkan di balik keutamaan sholat dhuha yang paling menonjol adalah sebagai pembuka pintu rejeki. Tidak ada batasan untuk berdoa kepada alloh swt langsung saja dilihat tata cara sholat dhuha beserta doanya dibawah ini.


Tata cara melaksanakan sholat dhuha
1.  Membaca Niat
2.  Membaca surah Al-Fatihah
3.  Membaca surah Asy-Syamsu (QS:91) pada rakaat pertama, atau cukup dengan membaca Qulya (QS:109) jika tidak hafalsurah Asy-Syamsu itu.
4.  Membaca surah Adh-Dhuha (QS:93) pada rakaat kedua, atau cukup dengan   membaca Qulhu (QS:112) jika tidak hafal surah Adh-Dhuha.
5.  Rukuk, iktidal, sujud, duduk dua sujud, tasyahud dan salam adalah sama sebagaimana tata cara pelaksanaan shalat fardhu.
6.  Menutup shalat Dhuha dengan berdoa. Inipun bukan sesuatu yang wajib, hanya saja berdoa adalah kebiasaan yang sangat baik dan dianjurkan sebagai tanda penghambaan kita kepada ALLAH.

Doa Sholat Dhuha

Versi Arab :
اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَائُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ . اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي الْسَمَاءِ فَأَنْزِلْهُ وَإِنْ كَانَ فِيْ الأَرْضِ فأَخْرِجْهُ وَإِنْ كَانَ مَعْسِرًا فَيَسِّرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِي مَا أَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Veri Latin :
Do'a Shalat Dhuha Latin :

ALLAAHUMMA INNADH-DHUHAA ‘A DHUHAA ‘UKA - WAL BAHAA ‘A BAHAA
‘UKA – WAL JAMAALA JAMAALUKA – WAL QUWWATA QUWWATUKA –
WALQUDRATA QUDRATUKA – WAL ‘ISHMATA ‘ISHMATUKA.

ALLAAHUMMA IN KAANA RIZQII FIS-SAMAA ‘I FA ANZILHU – WA IN
KAANA FIL ARDI FA AKHRIJHU – WA IN KAANA MU’ASSARAN FA
YASSIRHU – WA IN KAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU – WA IN KAANA
BA’IIDAN FA QARRIBHU,

BIHAQQI DHUHAA ‘IKA, WA BAHAA ‘IKA, WAJAMAALIKA, WA QUWWATIKA, WA  QUDRATIKA. AATINII MAA ‘ATAITA ‘IBAADAKASH-SHAALIHIIN.

ARTINYA:
“Wahai ALLAH, bahwasanya waktu Dhuha itu waktu Dhuha-MU – dan kecantikan
adalah kecantikan-MU – dan keindahan adalah keindahan-MU – dan kekuatan
adalah kekuatan-MU – dan kekuasaan adalah kekuasaan-MU - dan perlindungan
itu adalah perlindungan-MU.

Wahai ALLAH, jikalau rejekiku masih diatas langit, maka turunkanlah – Dan
jikalau ada didalam bumi maka keluarkanlah – dan jikalau sukar maka
mudahkanlah – dan jika haram maka sucikanlah - dan jikalau masih jauh maka
dekatkanlah

Barokallohuliwalakum semoga dengan diberikannya tuntunan tata cara sholat dhuha beserta doa sholat dhuha di atas dapat menjadi ilmu yang bermanfaat bagi saya khususnya umumnya bagi anda semuanya.

Saya berharap dan sangat berterima kasih sekali jika anda mau klik g+ yang ada did bawah post demi kelangsungan blog ini.Wassalamualaikum

Friday, February 14, 2014

Cara Solat Tahajud insyaallah benar


Sholat Tahajud adalah shalat yang di kerjakan pada 1/2, 1/3, 1/4 malam terdapat kasiat dan keajaiban apabila kita selalu melaksanakan sholat tahajjud tersebut. Nah bagi anda yang belum mengetahui bacaan doa sholat tahajud dan artinya kini Bersasi akan menyediakannya buat anda semuanya lengkap dengan tata cara sholat tahajud yang benar.
.
Bukannya saya sok pintar atau so jago tapimenurut surpey yang saya lakukan ternyata ada banyak orang yang belum mengetahui doa sholat tahajud dan cara sholat tahajud yang benar maka dari itu saya berniat membantu bagi anda yang belum mengetahuinya..

Tata Cara Sholat Tahajjud Yang Benar

1. Pertama : Kira-kira pukul 19.00 s/d pukul 22.00
2. Kedua : Kira-kira pukul 22.00 s/d pukul 01.00
3. Ketiga : Kira-kira pukul 01.00 s/d masuk waktu subuh

Berikut Niat Sholat Thajjud :

Ushollii sunnatat tahajjudi rak’ataini lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku niat shalat sunat tahajud dua rakaat karena Allah” (Di ucapkan didalam hati berbarengan saat mulut mgucapkan 'Allahu Akbar' pada saat takbiratul ihram )

Bacaan Sholat Thajjud :

1. Niat (Takbiratul Ihram) seperti disebutkan diatas
2. Membaca Fatihah
3. Membaca salah satu surat Alqur'an seperti alikhlas dll

Doa Sholat Tahajjud

Dalam Huruf Arab :

اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، وَلَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Dalam Huruf Latin :
Allahumma lakal hamdu Antanuurussamaawaati wal ardhi wa man fiihinna. Walakal hamdu Anta Qoyyimussamaawaati wal ardhi wa man fihinna. Walakal hamdu Antarobbussamaawaati wal ardhi wa man fiihinna Walakal hamdu Anta mulkussamaawaati wal ardhi wa man fiihinna Walakal hamdu Antamulikussamaawaati wal ardhi Walakal hamdu, Antal haqqu wa wa’dukal haqqu, wa qoulukal haqqu, wa liqoo ukal haqqu. Waljannatu haqqun wannaaru haqqun Wannabiyyuuna haqqun, wa Muhammadun haqqun, wassaa ‘atu aqqun.Allahumma laka  aslamtu. Wa ‘alaika tawakkaltu. Wabika aamantu. Wa ilaika aanabtu. Wabika Khooshomtu. Wa ilaika haakamtu. Faghfirliiy maa qoddamtu wa maa akhkhortu. Wa maa asrortu wa maa a’ lantu. Antal muqoddimu wa Antal mu akhkhiru. Laa ilaa ha illaa anta Anta ilaahii Laa ilaaha illaa Anta

Artinya:

“Ya, Allah! Bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau Tuhan yang menguasai langit dan bumiserta seisinya. Bagi-Mu segala puji dan bagi-Mukerajaan langit dan bumi serta seisi-nya. Bagi-Mu segala puji, Engkau benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu dengan-Mu benar, Surga adalah benar (ada), Neraka adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari- Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar. Ya Allah, kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali (bertaubat), dengan pertolongan-Mu aku berdebat (kepada orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum. Oleh karena itu, ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang. Engkaulah yang mendahulukan dan mengakhirkan, tiada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau”. (HR. Bukhari 1145, Muslim 758, Abu Daud 1315).

Demikianlah Bacaan Doa Sholat Tahajud dan Tata Cara Sholat Tahajjud Yang Benar, semoga menjadi ilmu yang bermanfaat bagi anda semuanya.

Saturday, February 8, 2014

Agar solat bisa kusyu

Semua orang yang mengaku beragama islam
wajib minimal paling tidak menunaikan ibadah
sholat wajib lima waktu setiap hari, yaitu sholat
shubuh, dhuhur, ashar, maghrib dan isya.
Sholat merupakan tiang agama yang wajib dijaga
oleh setiap umat muslim di seluruh dunia baik
yang muda maupun tua, yang miskin maupun
kaya, yang sehat maupun yang sakit, yang
bodoh maupun yang pandai, dan lain
sebagainya.
Dalam melaksanakan ibadah sholat diharuskan
untuk mengikuti tata cara sholat yang baik mulai
dari wudhu, niat, gerakan, tuma’ninah,
kekhusyu’an, dan lain-lain. Sholat yang asal-
asalan akan memperbesar resiko ibadah solat
kita tidak diterima oleh Allah SWT. Diharapkan
seluruh umat muslim untuk selalu memperbaiki
sholatnya dari waktu ke waktu dengan
mempelajari ilmu ibadah dari sumber yang bisa
dipercaya dan dijadikan panutan dengan dasar
Hadits Nabi Muhammad SAW dan tuntunan
para imam besar.
Salah satu hal yang cukup penting dalam ibadah
sholat baik yang sunah maupun yang wajib
adalah khusyu’. khusyuk adalah konsentrasi
penuh dalam menjalankan ibadah sholat dengan
pikiran berhubungan dan berserah diri kepada
Allah SWT serta mampu menikmati setiap detik
dari sholat tanpa gangguan pikiran dari hal-hal
lain yang bersifat keduniawian. Berikut ini
merupakan beberapa kiat-kiat untuk kaum
muslimin dan muslimat untuk dapat mencapai
ibadah sholat yang khusyu :
1. Pusatkan pikiran Hanya Kepada Allah SWT
Netralkan pikiran anda dari berbagai hal-hal
yang berbau dunia mulai dari masalah
pekerjaan, keluarga, sekolah, kampus, harta,
tahta, wanita, pria, dan lain sebagainya.
Serahkan diri anda sepenuhnya hanya
kepadaNya untuk menjalankan kewajiban yang
diperintahkan kepada kita.
2. Menyadari Bahwa Kita Sedang Menghadap
Tuhan
Ciptakan suatu alam pikiran di mana kita sedang
berhadapan dengan sesuatu yang luar biasa
dahsyat dan tiada tandingannya di dunia
maupun di akhirat. Sesuatu yang lebih dari
atasan kita, orangtua kita, preman kampung,
lurah, camat, bupati, walikota, gubernur,
presiden, artis, jin, setan, iblis, malaikat, dan
lain sebagainya.
3. Mempelajari dan Memahami Arti dan Makna
Bacaan Sholat
Pelajarilah arti dan makna di balik ucapan-
ucapan kita saat sedang sholat, lalu pahami dan
hapalkan. Munculkan arti dan makna bacaan
sholat kita saat kita sedang sholat.
4. Menganggap Sholat Yang 
Sedang Dilakukan
adalah Sholat Terakhir
Setiap manusia maupun jin tidak ada yang
mengatahui secara pasti apa yang akan terjadi
di masa yang akan datang termasuk hari
kematian. Anggap saja kita akan meninggal
dunia saat sholat berlangsung maupun setelah
sholat. Orang mukmin yang tahu dia mau wafat
maupun mau kiamat besar, maka orang itu
akan segera meningkatkan ibadahnya serta
menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya.
5. Jika Pikiran Terganggu Segera Kembali
Konsentrasi
Apabila anda tiba-tiba tersadar bahwa anda
sedang terlena dengan buaian alam pikiran
dunia kita, maka bersegeralah kembali kepada
arti dan makna bacaan sholat kita atau kembali
mengingat Allah SWT.
6. Memperhatikan Kondisi Tubuh Sebelum
Sholat
Pastikan bahwa kita sudah merasa nyaman dan
siap untuk melaksanakan ibadah sholat kita
dengan baik, seperti sudah buang air, sudah
makan yang cukup, pikiran sudah netral, bersih
dari najis dan hadas, tidak sedang menstruasi,
dan lain sebagainya.
7. Perhatikan lingkungan sekitar
Sebelum sholat
Usahakan cari tempat sholat yang terbaik bagi
kita dilihat dari aspek kebersihan, kenyamanan,
kebisingan, gangguan orang lain, gangguan
anak-anak, keamanan, perizinan, dan lain-lain.
8. Sholat Tepat Waktu dan Tidak Terburu-Buru
Agar kita bisa sholat dengan khusyuk kita harus
solat pada waktu yang paling utama, yaitu
sholat tepat waktu di awal waktunya. Untuk laki-
laki sholat berjamaah di masjid atau mushola
setelah panggilan adzan dan komat, sedangkan
untuk yang perempuan boleh dilaksanakan di
rumah. Sholatlah dengan santai dengan
menikmati setiap detiknya menghadap langsung
kepada sang khalik walaupun sebenarnya anda
sedang diburu waktu.
9. Ikhlas Semata-Mata Untuk Mendapatkan
Ridho Allah SWT
Buang jauh-jauh tujuan sholat kita selain untuk
mendapatkan ridho dari Alloh SWT seperti untuk
pamer / riya, ingin dilihat atasan, ingin dilihat
pacar, ingin dianggap orang sebagai orang alim,
sekedar ikut-ikutan orang lain, dan lain
sebagainya.
10. Berusaha Untuk Selalu Memperbaiki Sholat
Kita
Muslim yang baik akan terpacu terus-menerus
melakukan perbaikan ibadah maupun hal-hal
yang lain untuk menyempurnakan dirinya sesuai
dengan Al-Qur’an dan tuntunan hadist Nabi
Muhammad SAW. Amatlah rugi apabila kita
melakukan ibadah belum sesuai dengan kaidah
yang ada serta tidak ada keinginan sedikit pun
untuk belajar memperbaiki diri. (sumber )
InsyaAllah bisa bermanfaat, semoga bisa
menambah ilmu dan Iman kita terhadap Allah
SWT.. Kita lakukan sejak dini …
Sumber : http://www.hajsmy.us/2011/09/tips-
cara-meraihmendapatkan-
sholat.html#ixzz1kOY2CEfF

Ayo solat dengan kusyu!

QS. Al Baqarah (2) : 238.

“Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu’.

QS. Al ‘Ankabuut (29) : 45.

“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

QS. Al Mu’minuun 23 : 1-2

Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sembahyangnya.

Dikisahkan bahwa ada seorang ahli ibadah bernama Isam bin Yusuf, dia sangat warak dan terkenal sangat khusyuk shalatnya. Namun demikian dia selalu khawatir kalau-kalau ibadahnya kurang khusyuk dan selalu bertanya kepada orang yang dianggapnya lebih baik ibadahnya, demi untuk memperbaiki dirinya yang selalu dirasanya kurang khusyuk.

Pada suatu hari Isam menghadiri majelis seorang abid bernama Hatim Al-Asam dan bertanya: “Wahai Aba Abdurrahman (Nama gelaran Hatim), bagaimanakah caranya tuan shalat?”

Berkata Hatim: “Apabila masuk waktu shalat, aku berwudu’ zahir dan batin.” Bertanya Isam: “Bagaimana wuduk batin itu?”

Berkata Hatim: “Wuduk zahir sebagaimana biasa, yaitu membasuh semua anggota wudu’ dengan air. Sementara wuduk batin ialah membasuh anggota dengan 7 perkara:

1. Bertaubat.

2. Menyesali akan dosa yang telah dilakukan.

3. Tidak tergila-gila dengan dunia.

4. Tidak mencari atau mengharapkan pujian dari manusia

5. Meninggalkan sifat bermegah-megahan.

6. Meninggalkan sifat khianat dan menipu.

7. Meninggalkan sifat dengki.”

Seterusnya Hatim berkata: “Kemudian aku pergi ke Masjid, kusiapkan semua anggota tubuhku dan menghadap kiblat. Aku berdiri dengan penuh kewaspadaan dan aku bayangkan Allah ada di hadapanku, syurga di sebelah kananku, neraka di sebelah kiriku, malaikat maut berada di belakangku. Dan kubayangkan pula bahwa aku seolah-olah berdiri di atas titian Shiratul Mustaqim’ dan aku menganggap bahwa shalatku kali ini adalah shalat terakhir bagiku (karena aku merasa akan mati setelah shalat ini). Kemudian aku berniat dan bertakbir dengan baik. Setiap bacaan dan do’a dalam shalat aku fahami maknanya. Kemudian aku rukuk dan sujud dengan tawadu’ (merasa hina), aku bertasyahud (tahiyat) dengan penuh pengharapan dan aku memberi salam dengan ikhlas. Beginilah aku shalat selama 30 tahun.

Ketika Isam mendengar penjelasan  itu menangislah ia sekuat-kuatnya,   ternyata ibadahnya  kurang baik bila dibandingkan dengan Hatim.